pengertian dan contoh soal CIDR dan VLSM

1. Pengertian CIDR

CIDR adalah cara penulisan subnet mask dari sebuah sub network dengan cara mengubah notasi sub network dari desimal ke biner kemudian menghitung jumlah total nilai biner 1 yang ada. Classless Inter Domain Routing (CIDR) merupakan cara pengganti atau alternatif dalam klasifikasi alamat IP kelas A, B, C, D, hingga E. CIDR juga disebut sebagai SUBNETTING .
Misal 255.255.255.0 /24
Nah, jika kamu menemukan bentuk notasi seperti itu tentu sekarang tidak membingungkan lagi

2. Menentukan notasi CIDR

Langkah – langkah untuk mengubah notasi sub network desimal menjadi biner adalah sebagai berikut :

Misal pada sub network Classfull IP Address kelas C adalah :
255.255.255.0
maka apabila nilai 255 diubah menjadi bilangan biner (8 oktet) adalah :
11111111
Maka untuk sub network kelas C apabila di tuliskan dalam bentuk binernya adalah :
11111111. 11111111. 11111111.00000000

Dengan demikian, dengan jumlah angka 1 sebanyak 24.



VLSM adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana dalam VLSM dilakukan peningkatan dari kelemahan subneting klasik, yang mana dalam clasik subneting, subnet zeroes, dan subnet-ones tidak bisa digunakan. selain itu, dalam subnet classic, lokasi nomor IP tidak efisien. Pada metode VLSM subnetting yang digunakan berdasarkan jumlah host, sehingga akan semakin banyak jaringan yang akan dipisahkan. Tahapan perhitungan menggunakan VLSM IP Address yang ada dihitung menggunakan CIDR selanjutnya baru dipecah kembali menggunakan VLSM. Maka setelah dilakukan perhitungan maka dapat dilihat subnet yang telah dipecah maka akan menjadi beberapa subnet lagi dengan mengganti subnetnya.

a.      Kasus pertama
Misalnya akan membangun sebuah jaringan internet dalam sebuah perusahaan besar. Dengan ketentuan host yang dibutuhkan antara lain :
1) Ruang utama 1000 host
2) Ruang kedua 500 host
3) Ruang ketiga 100 host
4) Ruang server 2 host
Dengan alamat jaringan 172.16.0.0/16

1)     Ruang utama 1000 host
Dibutuhkan 1000 host yang akan terhubung dengan internet. Karena yang dibutuhkan 1000 host, maka cari hasil pemangkatan. Dari tabel didapat 2^10 = 1024 dan subnetmask 255.255.252.0
Untuk mencari nilai IP range :255.255.255.255255.255.252.0-0  .   0  .  3   . 255
Untuk mengetahui IP broadcastnya yakni hasil dari pengurangan diatas ditambah dengan IP network172. 16. 0. 00  .  0 . 3 . 255 +172. 16. 3. 255
Network       : 172.16.0.0 /22
IP pertama   : 172.16.0.1
IP terakhir   : 172.16.3.254
IP broadcast            : 172.16.3.255
Subnetmask            : 255.255.252.0


2)     Ruang kedua 500 host
Dari tabel, yang menghasilkan 500 host > adalah 2^9 = 512 dan subnetmask 255.255.254.0
Untuk mencari nilai IP range :255.255.255.255255.255.254.  0    -0  .  0  .  1   . 255
Untuk IP broadcastnya :172. 16. 4. 00   .  0 . 1. 255 +172. 16. 5. 255
Network       : 172.16.4.0 /23
IP pertama   : 172.16.4.1
IP terakhir   : 172.16.5.254
IP broadcast            : 172.16.5.255
Subnetmask            : 255.255.254.0

3)     Ruang ketiga 100 host
Gunakan konsep kelas c atau bermain pada oktet ke 4.Peningkatan yang menghasilkan 100 host > adalah 2^7 = 128 dan subnetmask 255.255.255.127
Mencari nilai IP range :255.255.255.255255.255.255.128 -0  .  0   .  0 .127
Mencari nilai IP broadcast :172. 16. 6. 0 0  .   0 . 0. 127+ 172. 16 . 6. 127
Network       : 172. 16. 6. 0 /25
IP pertama   : 172. 16. 6. 1
IP terakhir   : 172. 16. 6. 126
IP broadcast            : 172. 16. 6. 127
Subnetmask            : 255.255.255.128

4)     Ruang server 2 host
Network       : 172. 16. 6. 128 /30
IP pertama   : 172. 16. 6. 129
IP terakhir   : 172. 16. 6. 130I
P broadcast : 172. 16. 6. 131
Subnetmask            : 255.255.255.252

b.      Kasus kedua
Sebuah kantor membutuhkan :
1.      1500 host (kantor 1)
2.      200 host (kantor 2)
3.      40 host (kantor 3)
Koneksi kantor 1 dan 2 (point to point) membutuhkan 2 IP
Koneksi ke kantor 3 (point to point) membutuhkan 2 IP


c.      Kasus ketiga
Diketahui PC dengan IP 192.168.32.41 /26.
Tentukan network,first IP, last IP, broadcast, dan subnetmask !
Jawab
IP              : 192.168.32.41
Network  : 192.168.32.0 /26
First IP     : 192.168.32.1
Last IP     : 192.168.32.62        hasil dari (64-2)+0= 62
Broadcast           : 192.168.32.63
Subnetmask        : 255.255.255.192    hasil dari 128+42 =192




#SMKTelkomMalang

DAFTAR PUSTAKA



Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengertian, fungsi, dan penyambungan dan penyambungan pengkabelan utp&fo

pengertian IPv4 & IPv6